Panduan

Gempa Bumi dan Tsunami Bersejarah Besar di Indonesia

Panduan faktual tentang peristiwa seismik paling mematikan di Indonesia, dari tsunami Samudra Hindia 2004 hingga letusan Krakatau 1883.

Indonesia berada di zona tumbukan lempeng Eurasia, Indo-Australia, Pasifik, dan Lempeng Laut Sulu, menjadikannya salah satu negara paling aktif secara seismik di dunia. Kepulauan ini mencatat ribuan gempa bumi setiap tahun. Subduksi di sepanjang megathrust Sunda dan batas lempeng lainnya telah menghasilkan banyak gempa besar dan tsunami paling mematikan dalam sejarah. Peristiwa di bawah ini dipilih dari katalog resmi seperti USGS, BMKG, dan NOAA.

Mengapa Indonesia sangat rentan terhadap gempa bumi dan tsunami

Lempeng Indo-Australia menyusup ke bawah Lempeng Sunda dengan kecepatan sekitar 5–7 cm per tahun. Ketika lempeng ini menempel lalu tiba-tiba tergelincir, terjadilah gempa besar. Perpindahan dasar laut vertikal selama pecahan megathrust dapat memindahkan volume air yang sangat besar, menghasilkan tsunami yang mencapai garis pantai dalam hitungan menit hingga jam.

Gempa bumi dan tsunami bersejarah penting di Indonesia
TanggalPeristiwaMagnitudo / VEIWilayahDampak yang dilaporkanTsunami
21 November 2022Gempa Jawa Barat (Cianjur) 2022Mw 5.6Cianjur, Jawa Barat>600
Tidak
28 September 2018Gempa dan tsunami Sulawesi 2018Mw 7.5Donggala–Palu, Sulawesi Tengah>4.300
Ya
25 Oktober 2010Gempa dan tsunami Mentawai 2010Mw 7.8Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat>400
Ya
30 September 2009Gempa Padang 2009Mw 7.6Sumatra Barat~1.115
Tidak
17 Juli 2006Gempa dan tsunami Pangandaran 2006Mw 7.7Selatan Jawa>700
Ya
26 Desember 2004Gempa dan tsunami Samudra Hindia 2004Mw 9.1–9.3Lepas pantai Sumatra utara~230.000 di 14 negara; Indonesia mengalami porsi terbesar
Ya
12 Desember 1992Gempa dan tsunami Flores 1992Mw 7.7Laut Flores>2.500
Ya
27 Agustus 1883Letusan dan tsunami Krakatau 1883VEI 6Selat Sunda~36.000
Ya
16 Februari 1861Gempa Sumatra 1861Mw ~8.5Sumatra tengahBeberapa ribu
Ya
25 November 1833Gempa Sumatra 1833Mw 8.8–9.2Sumatra barat dayaTidak diketahui, tetapi kerusakan pesisir parah dilaporkan
Ya
10 April 1815Letusan Tambora 1815VEI 7SumbawaPuluhan ribu langsung; diikuti pendinginan global
Ya

Peristiwa yang membentuk lanskap bahaya Indonesia

21 November 2022
Tidak

Gempa Jawa Barat (Cianjur) 2022

Mw 5.6 · Cianjur, Jawa Barat

Magnitudo relatif sedang, tetapi kedalaman dangkal dan konstruksi buruk di daerah padat penduduk menyebabkan banyak korban jiwa.

Dampak yang dilaporkan: >600

28 September 2018
Ya

Gempa dan tsunami Sulawesi 2018

Mw 7.5 · Donggala–Palu, Sulawesi Tengah

Pergeseran sesar mendekati Palu menghasilkan tsunami lokal, likuifaksi masif, dan longsor. Menonjolkan risiko tsunami non-subduksi.

Dampak yang dilaporkan: >4.300

25 Oktober 2010
Ya

Gempa dan tsunami Mentawai 2010

Mw 7.8 · Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat

Gempa tsunami di zona subduksi yang sama dengan peristiwa 2004. Run-up lokal melebihi 9 m.

Dampak yang dilaporkan: >400

30 September 2009
Tidak

Gempa Padang 2009

Mw 7.6 · Sumatra Barat

Gempa thrust dangkal di bawah wilayah Padang–Pariaman. Keruntuhan bangunan luas menyebabkan sebagian besar korban jiwa.

Dampak yang dilaporkan: ~1.115

17 Juli 2006
Ya

Gempa dan tsunami Pangandaran 2006

Mw 7.7 · Selatan Jawa

Gempa tsunami dengan pecahan lambat. Gelombang mencapai 5–7 m di sepanjang bagian pantai Jawa, mengejutkan masyarakat dengan sedikit peringatan.

Dampak yang dilaporkan: >700

26 Desember 2004
Ya

Gempa dan tsunami Samudra Hindia 2004

Mw 9.1–9.3 · Lepas pantai Sumatra utara

Gempa ketiga terbesar yang pernah tercatat secara instrumental. Memecah ~1.600 km megathrust Sunda dan menghasilkan tsunami lintas samudra.

Dampak yang dilaporkan: ~230.000 di 14 negara; Indonesia mengalami porsi terbesar

Sumber dan bacaan lanjutan

Jelajahi data bahaya saat ini

Seismik mengubah konteks historis menjadi analisis bahaya khusus lokasi yang dapat ditindaklanjuti oleh insinyur dan perencana.